Tips Merawat Rantai Motor

rantai
Berfungsi untuk meneruskan daya putar mesin motor melalui gir depan dan gir belakang untuk menggerakkan roda belakang, rantai sepeda motor termasuk salah satu komponen vital. Salah merawat komponen yang satu ini bisa bahaya lho guys. Bayangkan bagaimana jika rantai motor putus ketika kamu sedang berkendara? Panik akan timbul dan itu sangat berbahaya.

Apalagi saat ini, cuaca gampang sekali berubah. Meski sudah memasuki awal tahun, curah hujan masih cukup besar di beberapa daerah di Indonesia. Oleh sebab itu, kita harus tetap pintar-pintar menjaga diri dan merawat motor kesayangan agar sama-sama fit dan siap melaksanakan aktivitas apapun.

Selain kebersihan motor, salah satu komponen yang harus diperhatikan/dirawat saat musim penghujan tiba adalah bagian rantai motor (drive chain). Menjaga komponen pada motor yang satu ini cukup penting, pasalnya rantai roda memiliki fungsi yang sangat vital yakni meneruskan daya putar mesin melalui gir depan dan gir belakang untuk menggerakkan roda belakang.

Rantai motor juga penting untuk menjamin kemanan dan kenyamanan dalam berkendara. Genangan air hujan atau bahkan guyuran air hujan juga punya pengaruh terhadap rantai motor. Mungkin bro-sis juga pernah mengalami rantai kendur/putus dan muncul bunyi berisik pada rantai motor sebagai akibat dari kurangnya perawatan.

Nah, ingin tahu bagaimana langkah-langkah merawat rantai motor? Yuk, kita simak tips berikut :

  1. Setel rantai secara teratur

Menyetel rantai motor bukan hanya sekedar mengencangkan atau mengendurkan rantai, tetapi juga memriksa pin dan sambungan pada rantai sepeda motor. Perhatikan apakah ada perubahan pada posisi pin dan sambungan. Pasalnya, jika terdapat kesalah pemasangan klip dapat menyebabkan rantai lepas dari sambungan. Upayakan untuk selalu melakukan penyetelan rantai setidaknya setiap 1,000 km. Jika kurang paham, sebaiknya segera kunjungi bengkel resmi terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

  1. Bersihkan rantai dari kotoran (debu dan lumpur) secara rutin

Kotoran, baik debu atau lumpur, yang menempel di rantai bisa menyebabkan ranti menjadi kering, berkarat, atau bisa jadi aus karena getas. Oleh sebab itu, segera bersihkan rantai secara berkala untuk mengantisipasi hal tersebut. Jangan lupa juga berikan sedikit pelumas pada rantai motor setelah dibersihkan. Jangan gunakan oli bekas/solar/bensin/minyak, karena dapat melarutkan grease yang terdapat diantara pin dan brush.

  1. Pastikan rantai memiliki ketegangan yang cukup

Jarak sambungan atau ukuran kekencangan dapat mempengaruhi kencang atau kendurnya rantai. Upayakan untuk menyetel rantai tidak terlalu tegang dam juga tidak terlalu kendur. Penyetelan rantai yang terlalu kencang akan memberi beban tarik yang berlebih. Tapi sebaliknya, jika rantai terlalu kendur akan mengakibatkan rantai terlepas dari mata gir.

  1. Ganti gir depan, belakang, dan rantai roda bersamaan

Mengganti ketiga komponen pada rantai ini secara bersamaan cukup penting karena usia dari ketiga parts tersebut adalah sama, serta menghemat biaya.

  1. Segera periksa/kunjungi bengkel resmi terdekat jika ada hal-hal yang aneh

Hal-hal yang aneh disini dimaksudkan seperti bunyi-bunyian dari rantai motor. Biasanya, salah satu penyebab bunyi tersebut adalah longgarnya setelan rantai motor. Honda Lovers juga perlu menghindari pemotongan rantai dengan alasan menghemat biaya karena hal tersebut beresiko putus sewaktu-waktu dan membahayakan keselamatan pengendara.

  1. Hindari akselerasi secara kasar

Menggunakan motor dengan akselerasi kasar, apalagi ditambah dengan mengganti gigi persneling secara kasar, dapat memperpendek usia logam rantai. Oleh sebab itu, upayakan untuk selalu bertindak halus terhadap motor agar kenyamanan berkendara selalu bisa dijaga.